SEJARAH HYPNOSIS || Part-2 || Dari Zaman Prasejarah Sampai Zaman Modern

SEJARAH HYPNOSIS || Part-2 || Dari Zaman Prasejarah Sampai Zaman Modern

Dr. Gumilar, S.Pd.,MM.,CH.,CHt.,pNNLP

(CIAMIS, 11/03/2022). Secara etimologi, yaitu suatu cabang ilmu yang mempelajari tentang asal usul bahasa, kata Hipnosis berasal dari mitologi Yunani kuno, ‘hypnos’, yaitu sosok seorang dewa tidur.

Sejarah hipnosis adalah catatan tentang perkembangan konsep, keyakinan, dan praktik yang berkaitan dengan fenomena trans, hipnosis dan hipnoterapi dari zaman prasejarah sampai zaman modern.

Karena hipnosis adalah fenomena alamiah manusia, maka sejarah hipnosis juga berumur setua manusia. Pemanfaatan Fenomena hipnosis untuk pengobatan sudah tercatat sejak ribuan tahun yang lalu.

Magnetisme dan Mesmerisme

Paracelsus
Paracelsus (1493-1541) adalah Dokter dari Swiss, yang pertama kali menggunakan media magnet dalam pengobatan. Banyak pasiennya yang menyatakan sembuh setelah tubuhnya dilewati magnet oleh Paracelsus.

Johann Joseph Gassner
Johann Joseph Gassner (1727-1779), Seorang imam Katolik pada waktu itu, percaya bahwa penyakit disebabkan oleh roh-roh jahat dan bisa diusir dengan mantra dan doa.

Maximilian Hell
Maximilian Hell (1720-1792), Pendeta Jesuit yang menggunakan lempengan logam sebagai media penyembuhan. Salah satu muridnya adalah Franz Mesmer.

ANTONIO FRANZ MESMER

Franz Anton Mesmer
Franz Anton Mesmer (1734 – 1815) meyakini bahwa ada kekuatan magnetik dan cairan universal yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh manusia. Apabila cairan dalam tubuh seseorang tersumbat atau tidak lancar maka orang tersebut menjadi sakit secara fisik ataupun mental. Mesmer meng-klaim bahwa dirinya memiliki kekuatan magnetis yang mampu melepaskan sumbatan dan memperlancar aliran cairan dalam tubuh manusia dan menyembuhkan penyakitnya. Teori Mesmer terdengar ilmiah, dan kebetulan bertepatan dengan penemuan listrik dan perkembangan astronomi pada masa itu. Mesmer diyakini sebagai dokter pertama yang memahami hubungan trauma psikologi terhadap penyakit. Dia memperkenalkan keadaan seperti trans kepada pasien, yang kelak dikenal sebagai Mesmerism, dan dengan sukses mampu mengatasi kelainan pada saraf. Metode in dinamakan sebagai animal magnetism dan populer dengan sebutan Mesmerisme. Teknik ini menjadi dasar bagi hypnotherapy modern. Melalui efek sugesti yang ditimbulkan dalam proses pengobatannya, banyak pasien yang berhasil disembuhkan dan membuat Mesmer menjadi terkenal & kaya serta menimbulkan pro dan kontra dikalangan dokter pada saat itu.

Tahun 1784 Raja Louis XVI

Tahun 1784 Raja Louis XVI membentuk komite khusus untuk menyelidiki metode pengobatan Mesmer yang beranggotakan Ahli Kimia Antoine Lavoisier, dokter dan ahli Fisika Joseph Ignace Guillotin, Ahli Astronomi Jean Silvain Bailly, dan Duta Besar Amerika Benjamin Franklin. Komite tersebut menyimpulkan bahwa kesembuhan yang dialami pasien adalah akibat dari kepercayaan dan imajinasi pasien tersebut, dan tidak terjadi karena transfer energi yang tidak tampak (animal mesmerisme) dari mesmerist kepada pasiennya.

Marquis de Puységur
Marquis de Puységur adalah Murid dari Mesmer, yang pertama kali menciptakan dan menjelaskan istilah Somnambulism.

Abbé Faria
Abbé Faria adalah pendeta Portugis yang mengklaim bahwa fenomena magnetisme terjadi karena kekuatan pengharapan dan kerjasama dari dalam pikiran pasien. Teori Faria ini dikembangkan oleh penerusnya dan memberikan kontribusi yang besar terhadap teknik autosugesti.

Dr. James Esdaile
Dr. James Esdaile (1805-1859), Seorang dokter Skotlandia yang diberitakan telah melakukan 345 tindakan operasi besar termasuk amputasi dengan memanfaatkan keadaan trans mesmerisme sebagai anastesia alamiah.

Jika Anda mau belajar hypnosis, hypnotherapy bisa bergabung di Ponpes Nurul Firdaus. Informasi HP/WA. : 081323230058.

***

Pos terkait

banner 468x60